Politisi PKS ini mengatakan kebijakan ‘impor’ dokter asing tentu menuai kontroversi dan mengancam eksistensi dokter-dokter dalam negeri.
"Kebijakan tersebut malah menyiratkan ketidakpercayaan pemerintah terhadap kemampuan dokter-dokter lulusan Fakultas Kedokteran perguruan tinggi dalam negeri," katanya.
Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melalui Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik merespons pemecatan Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) Budi Santoso yang sempat heboh karena mengkritik wacana dokter asing masuk ke Indonesia. Pemecatan itu dinilai tidak terkait Kemenkes.
Dia menyatakan bahwa keputusan pemberhentian Dekan FK Unair dari jabatannya murni keputusan internal kampus. Jadi, pernyataan selanjutnya langsung dari pihak Unair.
"Tidak ada kaitannya dengan Kemenkes terkait hal ini. Tidak ada jalur struktural Kemenkes," kata Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Kamis (4/7).