“Seluruh kehidupan kita itu dibangun karena ke-literasian, mengelola informasi, bernalar kritis, mampu memanajemen informasi sehingga mampu mencipta,” kata Wahyudi kepada iNews Media Group, Selasa (19/11/2024).
Dia melanjutkan, level tertinggi dari manusia adalah mengkreasikan dan menciptakan sesuatu dari seluruh kumpulan informasi yang didapatkan berdasarkan pengalaman yang dimiliki.
Terdapat 6 literasi dasar, yaitu baca-tulis, numerasi, sains, finansial, digital, dan aspek kewarganegaraan. Dari keenam literasi dasar tersebut, literasi yang paling dasar untuk dibangun adalah membaca dan menulis.
Jika dilihat dari data Programme for International Student Assessment (PISA), pada 2019 Indonesia menempati peringkat 62 dari 70 negara. PISA adalah sebuah studi untuk mengevaluasi sistem pendidikan yang diikuti oleh lebih dari 70 negara di seluruh dunia.
Sementara itu, berdasarkan data asesmen nasional pada 2021, satu dari dua murid di Tanah Air belum mencapai kompetensi literasi membaca dan menulis. Artinya, 50 persen murid Indonesia tidak mampu menyerap informasi walaupun hanya secara singkat dan sederhana.