Kisah Sukses Disabilitas Buka Klinik Pijat, Omzet Rp10 Juta per Bulan

Widya Michella Nur Syahid
Jajang Komar (43 tahun) salah satu penyandang disabilitas membuka klinik pijat. (Foto Kemensos).

Rupanya, perpindahan ia dari satu klinik pijat ke klinik pijat lain dengan tujuan mempelajari pengelolaan klinik pijat. Ia telah membuat ancang-ancang membuka klinik pijat sendiri. Selama bekerja, ia menabung untuk mimpi besarnya, bisa membuka lapangan pekerjaan bagi disabilitas sensorik netra.

Kenyang pengalaman, tahun 2016, ia resmi mengundurkan diri dari Jarima Pijat Refleksi. Ia mantap membuka klinik pijat sendiri yang diberi nama Klinik Pijat Tuna Netra Putra Mandiri dengan modal Rp25 juta. 

Kemensos mendukungnya membuka klinik pijat dengan memberikan bantuan dipan dan kasur, bantal guling, sarung bantal guling, minyak massage, handuk kecil dan seprei,

Mulanya hanya satu karyawan yang direkrut untuk bekerja di kliniknya. Namun kini, karyawannya sudah mencapai 6 orang. 

Omsetnya per bulan kurang lebih Rp10 juta. Jam operasionalnya sejak pukul 08.00 - 21.00 WIB. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral 585 Lansia Dipijat Serentak se-Indonesia, Endingnya Raih Rekor MURI!

57 tahun lalu

AI Bantu Penyandang Disabilitas Masuk Ekonomi Digital, Ini Caranya!

57 tahun lalu

Pertama di Jaksel, Taman Puring bakal Disulap jadi Ruang Ramah Disabilitas

57 tahun lalu

Kemnaker Dampingi Penyandang Disabilitas Masuk ke Dunia Kerja, Ini Caranya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal