Kisah Perjuangan Warsini, Tukang Bubur Naik Haji yang Rutin Jalankan Jumat Berkah

Dani Adil
Kisah perjuangan Warsini untuk berangkat haji ke Tanah Suci tidak lah mudah, butuh waktu bertahun-tahun untuk menabung dari hasil jualan bubur. (Foto: MPI/Dani Adil)

Selama di Arafah, dia merasakan panas, tapi hal serupa juga dialami jemaah lainnya. Saat bermalam di Mina dan melempar jumrah, Warsini dan suaminya tidak menemui kendala, seluruhnya berjalan lancar, dan terakhir saat tawaf ifadah.

“Saat lempar jumrah dan tawaf ifadah, seluruhnya alhamdulillah lancar,” katanya. 

Dia mengaku sangat bahagia, terharu, sedih, dan bersyukur saat pertama kali melihat Ka'bah. Tidak banyak doa yang dia langitkan pada Tuhan saat itu. 

“Sedih, senang, bersyukur, ya Allah. Doa saya, hanya minta sehat, minta rezeki yang berkah, dan minta ke sini lagi sama anak, cucu, menantu, doa saya begitu saja, sama dengan doa yang dipanjatkan saat di Arafah,” katanya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
5 jam lalu

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Bentuk Satgas Operasi Armuzna

Haji dan Umrah
3 jam lalu

Kisah Mbah Mardi Jemaah Haji Tertua Usia 103 Tahun, Tak Pernah Merokok Seumur Hidupnya

Haji dan Umrah
2 hari lalu

Awas Kelelahan! Jemaah Haji Disarankan Tak Umrah Berkali-kali

Haji dan Umrah
2 hari lalu

Suhu di Saudi Capai 42 Derajat Celsius, Jemaah Haji RI Diimbau Kurangi Aktivitas di Luar Hotel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal