Kisah Perjuangan Warsini, Tukang Bubur Naik Haji yang Rutin Jalankan Jumat Berkah

Dani Adil
Kisah perjuangan Warsini untuk berangkat haji ke Tanah Suci tidak lah mudah, butuh waktu bertahun-tahun untuk menabung dari hasil jualan bubur. (Foto: MPI/Dani Adil)

Ibu beranak tiga dan sudah memiliki cucu ini sejak memulai usahanya sudah mencanangkan program Jumat berkah

"Jumat berkah ini sudah saya lakukan sejak memulai usaha ini. Saya cari berkahnya dengan menurunkan harga jualan saya,” ujar wanita yang selalu melafalkan kalimat syukur saat berbincang.

“Saya juga sering memberi bubur gratis pada yang mau bubur tapi enggak punya uang, saya kasih, saya ikhlas sekali, yang saya cari kan tabungan nanti di akhirat, yang penting ikhlas, itu kuncinya,” kata Warsini yang tinggal di wilayah Muara Jawa, Balikpapan.

Dia mengaku setiap Jumat terkadang mendapat pesanan bubur dari dari perusahaan-perusahaan yang  berada di sekitar tempat dia jualan.

"Perusahaan tahu Jumat berkah itu, sehingga banyak pesan untuk karyawannya, jumlahnya enggak tentu, 50-100 porsi. Alhamdulillah senang, disyukuri saja,” terang Warsini yang ketiga anaknya melanjutkan pendidikannya hingga perguruan tinggi.

Selama melaksanakan rangkaian ibadah haji, dia merasa dimudahkan, semuanya berjalan lancar.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Haji dan Umrah
15 jam lalu

Kesiapan Tenda Jemaah di Arafah Capai 90% jelang Puncak Haji

Haji dan Umrah
19 jam lalu

Cerita Haru Hartati: Kehilangan Rumah akibat Banjir di Aceh, Kini Pergi Ibadah Haji

Haji dan Umrah
1 hari lalu

Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Bentuk Satgas Operasi Armuzna

Haji dan Umrah
1 hari lalu

Kisah Mbah Mardi Jemaah Haji Tertua Usia 103 Tahun, Tak Pernah Merokok Seumur Hidupnya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal