Hadapi Puncak Haji 2026, Kemenhaj Bentuk Satgas Operasi Armuzna
JAKARTA, iNews.id - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi membentuk satuan tugas operasi Armuzna untuk memastikan kesiapan layanan menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna). Sementara itu, kesiapan tenda di Arafah telah mencapai 90 persen.
Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Maria Assegaff mengatakan, Satgas Armuzna dibentuk guna mengawal kesiapan layanan mulai dari akomodasi, konsumsi, hingga transportasi jemaah selama fase puncak haji.
“Menjelang fase puncak haji di Armuzna, PPIH Arab Saudi telah membentuk Satuan Operasi Armuzna guna memastikan kesiapan layanan puncak haji, dari mulai fasilitas layanan puncak haji berupa akomodasi, konsumsi, bahkan hingga transportasi,” kata Maria, Kamis (14/6/2024).
Maria menyebut, layanan transportasi Bus Masyair juga telah ditinjau untuk mengatur mobilitas jemaah selama puncak ibadah haji.
Mayoritas Jemaah Haji di Embarkasi Surabaya Masuk Kategori Risiko Tinggi
“Saat ini, kesiapan tenda di Arafah sudah mencapai 90 persen, termasuk layanan transportasi puncak haji, yaitu Bus Masyair yang juga sudah dilakukan peninjauan guna mengatur pergerakan transportasi,” ujarnya.