Kisah Mahasiswa RI Jalani Puasa di Rusia: Tahan Lapar dan Haus hingga 15 Jam

Puti Aini Yasmin
Abay di Depan Masjid Prospekt Mira (Dok. Pribadi)

Namun, Abay mengaku puasa di Rusia dijalankan dengan tidak terlalu berat. Sebab, ia tidak merasa lapar dan haus yang berlebih karena cuaca yang dingin. Bahkan kegiatannya lebih banyak dilaksanakan di dalam ruangan.

"Oke aku lapar dan haus tapi nggak berlebihan karena mungkin nggak berlebihan karena dingin, jadi banyak di rumah nggak keluar, pulang kuliah bisa tidur nggak kerasa, jadi bangun sudah mau buka puasa,"  tutur dia.

Sementara itu, ia mengaku hal yang dirindukan dari puasa di Rusia adalah momen ngabuburit dan tarawih. Sebab, ia tidak merasakan pengalaman tersebut di Rusia karena masjid yang perlu ditempuh selama 1 jam lamanya.

"Kangen banget sama ngabuburit macet-macet di motor demi beli takjil, tarawih juga sebelah rumah dan temen bareng. Kalau di sini, jauh cuma untuk ke sana, sekitar 1 jam," tutup Abay.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diskors hingga 3 Semester

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal