Kisah Mahasiswa RI Jalani Puasa di Rusia: Tahan Lapar dan Haus hingga 15 Jam

Puti Aini Yasmin
Abay di Depan Masjid Prospekt Mira (Dok. Pribadi)
Suasana Masjid Prospekt Mira

"Mayoritas lingkungan Muslim semua, bukan asli Rusia tapi imigran dari pecahan Rusia kayak Uzbekistan, Kazastan. Jadi di sana paling sering ngadain bukber, tarawih bareng, ramai di sana," kisahnya.

Abay mengatakan makanan khas yang selalu menemani acara bukber di Masjid Prospekt Mira adalah Nasi Plov atau sejenis nasi kebuli di Indonesia. Selain itu, ada juga Shaurma yang memiliki bentuk layaknya kebab dengan ukuran yang besar dan sering menjadi pilihan untuk berbuka puasa.

"Itu makanan besar dan harganya murah, jadi Shaurma pilihan mayoritas untuk buka puasa," tutur Abay.

Cara Atasi Rindu Makanan Indonesia

Abay bersama teman-temannya berbuka puasa (Dok. Pribadi)

Meskipun tinggal di Rusia, Abay selalu merindukan rasa makanan khas Indonesia. Menurut Abay, KBRI di Rusia juga sering membagi-bagikan makanan, seperti bubur pacar, bakwan, tempe hingga nasi ayam goreng. Hal itulah yang bisa mengatasi rasa rindunya terhadap masakan Indonesia.

Tak cuma itu, ia juga biasa memasak sendiri atau bersama teman-teman asal Indonesia lainnya di dapur asrama. Kekompakan itu juga terkadang membuat mereka pergi mencari makanan sahur bersama-sama.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

15 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual Diskors hingga 3 Semester

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal