Kisah Inspiratif Mantan Pelayanan yang Kini Jadi Wakil Dekan, Pernah Tidak Naik Kelas

Puti Aini Yasmin
Satria Unggul Wicaksana (Dok. UM Surabaya)

“Jadi saya sekolahnya pagi, pukul 2 sore sampai 11 malam saya jadi waiters gajinya Rp40.000 per hari. Konsekuensinya, saat sekolah saya sering ngantuk kadang juga tidur, tapi saya tetap imbangi dengan belajar agar nilai-nilai saya tidak turun,” ucap dia.

Satria pun menjadi seorang pelayanan sampai kuliah semester 3 di jurusan Ilmu Hukum UM Surabaya. Beruntungnya, ia mendapatkan kesempatan melanjutkan kuliah secara gratis. 

Karena dibiayai, ia tidak ingin mengecewakan sehingga ia terus rajin belajar. Namun, saat menjadi mahasiswa hidupnya tidak langsung mudah, ia harus tetap mencari uang agar bisa bertahan hidup di Surabaya.

Selama di Surabaya Satria tidak memiliki kos-kosan, ia tinggal di sekret Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Bahkan, Satria mengaku pernah satu bulan penuh tidak memiliki uang sehingga harus ikut makan temannya.

“Bersyukur ada yang mengasihani dan mengajak saya makan setiap harinya, setelah itu saya berpikir untuk menyambung hidup dengan bekerja sebagai wartawan kampus, membantu riset dosen sampai jadi juru ketik, berkat jadi juru ketik itulah saya diberi laptop oleh dosen,” tutur Satria.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
8 hari lalu

Kemenag Dapat Tambahan Anggaran Rp5,78 Triliun untuk Tunjangan Guru dan Dosen

13 hari lalu

Sabrina Chairunnisa Resmi Mundur dari S3 UI, Pilih Lanjutkan Studi ke New York

16 hari lalu

Curhat Dosen ASN di Sidang MK, Gaji Minim hingga Rela Jualan di CFD

18 hari lalu

Cerita Miris Dosen Lulusan S3 Australia, Gaji di Indonesia Hanya Rp2,6 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal