Pihak sekolah pun memanggil orang tuanya karena banyak alfa. Di sana, ia berharap bisa kembali lagi duduk di bangku sekolah. Akhirnya, orang tua Yuli pun mengizinkannya.
Prestasi Yuli semakin cemerlang. Saat duduk di bangku kelas 11 dan 12 ia ditawari beasiswa karena prestasinya sehingga bisa bersekolah secara gratis hingga lulus.
Usai lulus dari SMA, Yuli tidak langsung melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, namun memilih untuk bekerja ke luar kota. Ia pun pergi ke Tangerang karena mendapatkan tawarkan kerja sebagai cleaning service.
"Di Tangerang itu tawarannya bersih-bersih di tempat cetak foto studio, ya ngepel, nyapu, bersih-bersih. Tapi akhirnya diajarin komputer, motoin pelanggan dan dijadikan operator komputer buat edit-edit foto juga, jadi lama-lama sudah nggak ditugaskan bersih-bersih lagi," kisahnya.
Setelah 4 tahun lamanya bekerja di sana, Yuli mencoba peruntungan lain dengan mengikuti interview di sebuah pabrik. Dari situ, ia dipertemukan dengan salah satu atasan yang mau membiayai kuliahnya.