Kiai Said Aqil Tegaskan Politik Identitas Hukumnya Haram dalam Alquran 

Widya Michella
Eks Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj mencontohkan politik identitas terjadi dalam aksi 212. (Foto MPI).

"Saya satu satunya yang terang-terangan menolak 212. Mereka mengatakan kebangkitan Islam? Itu bukan. Karena tidurnya di masjid, sholatnya di Monas, kalau kebangkitan Islam ya tidur di jalan, sholat di masjid," ucapnya.

Terkait hal itu, dia menilai politik identitas masih terlihat dalam Pemilu 2024. Sehingga dia berharap hal tersebut dapat hilang. 

"Masih ada, masih ada (politik identitas), mudah-mudahan lama-lama hilang," ucap dia.

Pada kesempatan itu, dia menekankan pentingnya menjaga kebhinekaan dalam kehidupan yang harmonis. Menurutnya, salah satu keindahan Indonesia karena adanya kebhinekaan yang harus terus dipertahankan. 

"Kita tunjukkan bahwa kita kebhinekaan. Tidak mungkin kita menang sendiri, paling berhak sendiri (maka kita) pertahankan kebhinekaan (karena) indahnya Indonesia ada kebhinekaan," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
Nasional
4 hari lalu

Kutip Surat Ar-Ra’d Ayat 11, Prabowo Ajak Bangsa Bersatu demi Keselamatan Indonesia

Nasional
1 bulan lalu

Guru Besar Trisakti Nilai KUHP–KUHAP Baru Jadi Simbol Kedaulatan Hukum Indonesia

Internasional
1 bulan lalu

Zohran Mamdani Gunakan Alquran Milik Kakek untuk Pelantikan Wali Kota New York

Nasional
2 bulan lalu

Bahlil Terbitkan Aturan Baru, Tambang di Kawasan Hutan bakal Didenda hingga Rp6,5 Miliar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal