KH Zulfa Mustofa Buka Suara Namanya Masuk Bursa Ketum PBNU

Kastolani Marzuki
Wakil Ketua Umum PBNU KH Zulfa Mustofa menanggapi namanya yang masuk bursa calon Ketua Umum PBNU. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Zulfa Mustofa menanggapi namanya yang mulai masuk dalam bursa calon Ketua Umum PBNU menjelang Muktamar ke-35 NU. Dia tidak akan menolak apabila pencalonan tersebut merupakan aspirasi dari pengurus cabang maupun pengurus wilayah Nahdlatul Ulama.

"Kalau itu permintaan dari pengurus cabang dan wilayah, saya tidak bisa menolak," kata KH Zulfa dalam konferensi pers seusai acara peluncuran dan bedah kitab Ithafu Ummati Al Muqtafa di Aula Sakinah Masjid Sunda Kelapa, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat malam (10/7/2026).

KH Zulfa menegaskan, proses pemilihan Ketum PBNU harus ditempatkan sebagai bagian dari ikhtiar menjaga marwah, persatuan, dan masa depan jam’iyah. Kepemimpinan NU, menurutnya, bukan hanya berkaitan dengan jabatan struktural, tetapi juga mengandung tanggung jawab besar untuk menjaga tradisi keilmuan, merawat umat, dan menghadirkan NU sebagai kompas moral bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Lembaga Dakwah PBNU Kiai Abdullah Syamsul Arifin menegaskan, bahwa makin banyak aspirasi dari pengurus wilayah dan pengurus cabang NU yang meminta KH Zulfa untuk maju dalam kandidasi di muktamar.

"Beliau jadi ikon perubahan dalam NU," kata Kiai Abdullah. 

Pernyataan kedua tokoh NU ini disampaikan setelah KH Zulfa meluncurkan Ithafu Ummati Al Muqtafa, sebuah karya yang menghimpun empat kitab berbahasa Arab mengenai metodologi Bahtsul Masail, ushul fikih, fatwa kontemporer, serta sejarah intelektual Syekh Nawawi al-Bantani.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu dan Ketua MPR Bawa Delegasi PBNU-Muhammadiyah Hadiri Pemakaman Ali Khamenei di Iran

57 tahun lalu

Kelakar Prabowo usai Bahlil Dapat Tepuk Tangan Meriah di Konbes PBNU: Gara-Gara BBM Nggak Naik?

57 tahun lalu

PBNU: Iduladha Ajarkan Keteguhan Iman dan Kesiapan Berkorban

57 tahun lalu

PBNU Rilis Data Awal Zulhijah 1447 H, Iduladha Diprediksi Serentak pada 27 Mei 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal