Ketua IDAI Murka! Banner Film Aku Harus Mati Dinilai Berbahaya bagi Anak

Muhammad Sukardi
Ketua IDAI dan banner film Aku Harus Mati yang kontroversial. (Foto: Instagram)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso menyayangkan munculnya  banner film 'Aku Harus Mati'. Menurutnya, iklan visual itu memiliki risiko berbahaya bagi kesehatan mental anak dan remaja. Kenapa? 

Bagi dr Piprim, banner film 'Aku Harus Mati' sangat berbahaya bagi anak dan remaja. Hal ini berkaitan dengan masalah kesehatan mental pada kelompok tersebut yang semakin meningkat. 

"Pak Presiden, kasus anak dan remaja sakit mental makin meningkat, pak. Lalu ketika mereka sedang galau dan baca banner besar 'Aku harus mati', kira-kira mereka akan terinspirasi bunuh diri kan pak," kata dr Piprim dalam pernyataannya di Threads, dikutip Senin (6/4/2026). 

Pemprov Jakarta menertibkan materi iklan film horor yang dinilai terlalu menyeramkan (dok. Pemprov Jakarta)

"Bagaimana bisa banner seperti ini dibiarkan terpampang di muka publik. Sebagai dokter anak sekaligus ketua ikatan dokter anak, saya amat keberatan dengan banner sampah ini," tegasnya. 

Karena itu, dr Piprim mendorong untuk diturunkan seluruh banner film tersebut. Ini penting demi menjaga kesehatan mental anak Indonesia. 

"Mohon dengan sangat, pak. Jangan dipasang di tempat umum yang mudah dibaca oleh anak dan remaja. Jika ada remaja terinspirasi bunuh diri setelah membaca ini, bapak bisa disalahkan juga, karena membiarkan banner seperti ini bebas terpasang di negara Indonesia," kata dr Piprim. 

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
Megapolitan
15 jam lalu

Iklan Film Aku Harus Mati Dicopot karena Terlalu Seram, Pramono Larang Muncul Lagi

Megapolitan
22 jam lalu

Dinilai Terlalu Seram, Iklan Film Horor Ini Dicopot Pemprov Jakarta

Film
2 hari lalu

Bangga! Film Ghost in the Cell Garapan Joko Anwar Siap Diputar di 86 Negara

Film
4 hari lalu

Awal 2026 Sudah 15 Juta Tiket Bioskop Terjual, Film Nasional Dominasi Libur Lebaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal