Ketika Mahfud MD Puji Tito Karnavian sebagai Menteri yang Pandai Mengaji

Riezky Maulana
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD. (Foto: ist)

"Awal kemerdekaan, mau jadi tentara enggak boleh. Tetapi sekarang, semua berubah. Makanya salah kalau orang menyebut ada Islamophobi. Pak Tito mengajinya pintar. Jadi imam bukan Qulhu (surat pendek), surat panjang dan beliau fasih. Tapi bisa jadi kapolri, bisa jadi menteri," ujarnya.

Mendagri Tito Karnavian saat membuka rapat koordinasi secara virtual dengan kepala daerah seluruh Indonesia, Senin (10/8/2020). (Foto: Kemendagri)

Selain itu, Mahfud mengungkapkan, tak ada larangan kegiatan keagamaan. Di kabinet, kantor kementerian, BUMN, kantor pemerintahan, banyak musala dan acara kajian keagamaan tumbuh subur dan gampang ditemui.

"Di kantor polisi ada pengajian, Kapolresnya pintar ngaji, pintar dakwah. Di kantor TNI juga demikian. Di kampus-kampus, Islam sudah terang-terangan. Dulu sampai akhir 70-80 malu-malu. Pakai jilbab jarang. Sekarang semua pakai jilbab. Tidak ada sekali lagi Islamplophobi saat ini. Kalau ada yang bilang, itu pihak yang kalah saja karena yang diserang mereka juga memperjuangkan Islam," tuturnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

Nasional
6 hari lalu

Pemerintah Batasi Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen dari APBD, Berlaku Mulai 2027

Nasional
8 hari lalu

Mendagri Terbitkan Edaran, Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Nasional
8 hari lalu

Komisi Reformasi Ingin Polri Tinggalkan Gaya Militer, Jangan Hedonis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal