Kemenkes Ingatkan Daerah untuk Update Data Kasus Aktif Covid-19

Ari Sandita Murti
Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan agar daerah melakukan pembaruan atau update data kasus aktif Covid-19. Hal ini tetap dilakukan meski kasus Covid-19 di Indonesia turun.

"Kami ingaktkan meski kasus Covid-19 menurun, masih banyak provinsi yang belum memperbaharui status kasusnya yang lebih dari 21 hari," kata Jubir Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, Rabu (8/9/2021).

Siti menambahkan, secara nasional Indonesia telah berada pada situasi asesmen Level 2. Situasi ini menurun dibandingkan pada Juli 2021 lalu ada di level 4.

Dia melanjutkan, saat ini hanya ada dua provinsi di Indonesia yang masih berstatus di level 4, yakni Bali dan Kalimantan Utara serta sisanya di level 3 dan 2.

Ini terjadi karena adanya keterlambatan input data kematian dalam sistem melalui prosedur administrasi yang berjenjang. Sehingga, dibutuhkan mulai dari level RT, RW, kelurahan, kecamatan hingga Dinas Dukcapil untuk menyatakan kondisi seseorang yang telah meninggal.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
Nasional
14 jam lalu

RI Berpotensi Surplus 50.000 Perawat di 2029, Pemerintah Siapkan Penyaluran ke Luar Negeri

Health
4 hari lalu

3 Dokter Magang Meninggal Dalam Sebulan, Begini Langkah Kemenkes

Nasional
4 hari lalu

3 Dokter Magang Meninggal Dalam Sebulan, Kemenkes Bantah Terjadi Overwork

Nasional
5 hari lalu

Kronologi Meninggalnya Dokter di Cianjur usai Tertular Campak saat Bertugas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal