Kemenkes Ingatkan Daerah untuk Update Data Kasus Aktif Covid-19

Ari Sandita Murti
Juru Bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi (Foto: Ist)

Belum lagi, kata dia, ada keterbatasan dari tenaga kesehatan untuk bisa langsung menginput laporan data kematian. Mengingat, tingginya beban kerja dalam menangani tingginya kasus aktif pada saat itu.

"Sekitar 25,9 persen dari kasus aktif yang tercatat adalah kasus yang belum diperbaharui statusnya lebih dari 21 hari," katanya.

"Kemenkes tentunya telah melakukan berbagai evaluasi dan ke depan diharapkan RS maupun fasiankes lainnya dapat langsung melaporkan data kematian pada Kemenkes sehingga keterlambatan pelaporan data ini dapat diminimalisir di kemudan hari," kata dia.

Editor : Nur Ichsan Yuniarto
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Fantastis! Biaya Pengobatan Kanker Tembus Rp5,9 Triliun

Health
2 hari lalu

Fakta Baru! Penyakit Jantung hingga Kanker Kini Bisa Ditangani di RSUD

Health
2 hari lalu

Tak Perlu Dirujuk ke Kota Besar, RSUD Zaman Now Mampu Tangani Penyakit Serius!

Health
2 hari lalu

Viral Pasien Cuci Darah Tak Bisa Berobat Pakai BPJS, Menkes Bilang Begini!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal