Kapolri Dicecar soal Pengakuan Luthfi Demonstran, PKS: Anak STM Pak Disetrum, Gimana Ceritanya

Felldy Aslya Utama
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Aboe Bakar Al Habsyi. (Foto: Okezone)

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah anggota Komisi III DPR mencecar Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz terkait pengakuan Luthfi Alfiandi, demonstran pembawa bendera. Luthfi mengaku disiksa dengan disetrum agar mengaku telah melempari batu ke petugas pada saat unjuk rasa "Reformasi Dikorupsi" di Jakarta pada September 2019.

Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Aboe Bakar Al Habsyi meminta pengakuan Luthfi soal adanya penyiksaan yang dilakukan penyidik dapat menjadi perhatian serius. Dia mengaku heran mengapa kekerasan fisik bisa terjadi kepada Luthfi yang merupakan pelajar.

"Anak STM Pak disetrum, ini pengakuan yang disampaikan di depan persidangan. Tentunya saya pikir, ini harus jadi atensi. Masa anak STM disetrum, gimana ceritanya, kenapa terjadi seperti ini. Saya pikir tolong beri penjelasan khusus dan ini sudah kena teguran tidak humanis," tuturnya.

Hal itu disampaikan Aboe dalam Rapat Kerja (Raker) bersama Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis beserta jajarannya di ruang rapat Komisi III, DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Anggota Komisi III Fraksi Nasdem, Taufik Basari mengingatkan Kapolri terkait Indonesia sudah meratifikasi 'Convention Against Torture and Other Cruel, Inhuman or Degrading Treatment or Punishment' melalui UU No. 5 Tahun 1998.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Sahroni Wanti-Wanti Jangan Sampai RUU Perampasan Aset Jadi Celah Abuse of Power Aparat

Nasional
5 hari lalu

Jaksa Kejari Karo Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Brownies: Tak Ada Niat Sedikit pun

Nasional
5 hari lalu

Komisi III DPR Cecar Kejari Karo soal Dugaan Intimidasi ke Amsal Sitepu 

Nasional
5 hari lalu

Komisi III DPR Minta Penjelasan Kajari Karo soal Penetapan Tersangka Amsal Sitepu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal