Pemeriksaan terhadap Chyntia berlangsung sekitar enam jam. Setelah menjalani pemeriksaan, kuasa hukum Chyntia Kalangit menyatakan pihaknya akan menempuh upaya hukum melalui jalur praperadilan.
“Tolong awasi kasus ini. Tolong dilihat secara objektif,” ucapnya.
Kuasa hukum Chyntia, Supriadi, menegaskan langkah praperadilan tersebut dilakukan untuk menguji penetapan tersangka yang dilakukan Kejati Sulut.
Diketahui, Bupati Sitaro nonaktif Chyntia Ingrid Kalangit ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan Kejati Sulut pada Rabu, 6 Mei 2026.
Kepala daerah perempuan satu-satunya di Sulawesi Utara yang baru menjabat 1 tahun 2 bulan itu diduga terlibat dalam kasus korupsi dana stimulasi bencana erupsi Gunung Ruang Tahun Anggaran 2024.
Dalam kasus tersebut, negara diduga mengalami kerugian mencapai Rp22 miliar. Hingga kini, Kejati Sulut masih terus mendalami kasus dugaan korupsi dana bencana tersebut.