Ivermectin Diklaim Bisa Bunuh Covid-19, Ketua DPD Minta agar Diuji Klinis

Irfan Ma'ruf
Ketua DPD La Nyalla Mattalitti meminta agar dilakukan uji klinis terhadap Ivermectin, obat yang diklaim bisa membunuh virus SARS-Cov-2 penyebab Covid-19. (Foto: DPD).

JAKARTA, iNews.id - Kontroversi mengenai obat yang diklaim bisa membunuh virus SARS-CoV-2 penyebab Covid-19 turut dipantau Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) AA La Nyalla Mattalitti. Dia meminta obat bernama Ivermectin itu diuji klinis terlebih dahulu untuk membuktikan keampuhannya.

La Nyalla mengatakan, munculnya nama obat Ivermectin merupakan buntut dari pencarian obat untuk mengatasi penyakit Covid 19. Agar tidak menjadi polemik, mesti ada penelitian medis terkait obat tersebut.

"Banyak pihak yang mengklaim telah menemukan obat Covid-19, namun justru memicu kontroversi. Untuk itu perlu dilakukan uji klinis, termasuk Ivermectin," tuturnya, Sabtu (6/3/2021).

Ivermectin merupakan obat anti-parasit yang disetujui Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat. Obat ini terbukti efektif secara in vitro terhadap beragam virus termasuk virus HIV, dengue, influenza, dan zika.

"Dalam penelitian dan studi kolaboratif obat anti-parasit, diketahui jika Ivermectin cukup ampuh untuk mengatasi infeksi parasit pada manusia, seperti cacing gelang. Ivermectin sudah ada di pasaran dan disebut dapat membunuh SARS-CoV-2 dalam waktu 48 jam. Hal terakhir inilah yang harus kita buktikan," kata alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Polisi Tunggu Hasil Uji Klinis Kejiwaan Pelaku Penganiayaan di JakLingko

57 tahun lalu

Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?

57 tahun lalu

Puan Minta Pemerintah Tak Anggap Sepele Hantavirus, Jangan Sampai Terulang Seperti Covid-19

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal