Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?
BANGKOK, iNews.id - Thailand mengonfirmasi strain atau varian genetik baru dari virus corona yang terdeteksi pada kelelawar. Meski demikian sejauh ini belum ada laporan kasus infeksi pada manusia.
Kementerian Ekonomi Digital dan Masyarakat mengumumkan temuan tersebut, Senin (11/5/2026), bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan.
Kementerian Kesehatan Thailand memastikan, risiko atau potensi virus corona baru tersebut menjadi wabah sangat rendah.
Temuan tersebut didapat melalui sistem pengawasan satwa liar terpadu di bawah program "One Health". Program ini memantau hubungan antara kesehatan manusia, hewan, dan lingkungan di Thailand.
WHO: Hantavirus Lebih Mematikan daripada Covid-19
Studi pendahuluan mengungkap, tingkat keparahan penyakit serta potensi penularan virus tersebut jauh lebih rendah dibandingkan Covid-19 yang menjadi pandemi global mulai 2020.
Otoritas juga menegaskan vaksin Covid-19 yang telah banyak beredar efektif dalam mengurangi tingkat keparahan penyakit tersebut.
WHO Buka Suara soal Kemungkinan Hantavirus Jadi Pandemi seperti Covid-19
Mengutip News-Medical, berbeda dengan varian virus, strain merupakan varian genetik atau subtipe dari suatu spesies virus yang memiliki karakteristik fisik dan biologis yang unik, dan stabil. Ini erbeda dari virus aslinya.
Editor: Anton Suhartono