Imigrasi Soetta Ungkap Tiga Kasus Penggunaan Paspor Palsu oleh WNA

Rizqa Leony Putri
Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno–Hatta mengungkap tiga kasus penggunaan dokumen perjalanan palsu oleh warga negara asing. (Foto: dok Imigrasi Soetta)

Modus ketiganya menggunakan paspor yang diduga palsu untuk mempermudah melanjutkan perjalanan ke Eropa maupun Australia. Penggunaan dokumen perjalanan palsu tersebut diduga melanggar Pasal 119 Ayat (2) Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2011 tentang Keimigrasian dengan ancaman pidana penjara paling lama lima tahun dan/atau denda paling banyak Rp500 juta. 

Kepala Kantor Imigrasi Soekarno–Hatta, Galih Priya Kartika Perdhana, menyampaikan bahwa pengungkapan kasus ini merupakan hasil kewaspadaan petugas dalam memeriksa dokumen perjalanan dan penerapan Passenger Analysis Unit (PAU) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi. 

Konferensi Pers Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno–Hatta. (Foto: dok Imigrasi Soetta)

“Dalam beberapa waktu terakhir, kita menyaksikan dinamika geopolitik global yang cukup signifikan, khususnya terkait konflik dan ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah," katanya.

Kondisi ini, lanjut Galih, tidak hanya berdampak pada stabilitas regional, tetapi juga berpotensi memicu berbagai kejahatan lintas negara, termasuk penyalahgunaan dan pemalsuan dokumen perjalanan.

“Imigrasi sebagai garda terdepan penjaga perbatasan negara akan terus memperkuat pengawasan di Tempat Pemeriksaan Imigrasi guna mencegah kejahatan lintas negara,” tuturnya.

Editor : Rizqa Leony Putri
Artikel Terkait
Nasional
6 jam lalu

DPRD Kota Bandung Siapkan Peta Jalan 20 Tahun, Kependudukan Jadi Kunci Kota Layak Huni

Bisnis
1 hari lalu

Hidupkan Sport Tourism Nasional, The Ultimate10K Series Powered by bank bjb Resmi Diluncurkan

Bisnis
1 hari lalu

Telkom Dorong Strategi TLKM 30, Perkuat Fundamental dan Tata Kelola Perusahaan

Bisnis
1 hari lalu

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, PT Pegadaian Luncurkan Kembali Program Gadai Bebas Bunga

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal