“Nah di dalam handphonenya itu ada nomor telepon saya yang dikirim oleh saudara Adhi Dharmo sehingga dari hal tersebut saya dimintai keterangan dan saya akan siap datang,” jelas dia.
Namun demikian, Hasto mengaku dirinya tidak ada kaitannya dengan kasus ini. Hasto mengaku selama menjadi Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin dirinya hanya mempunyai spirit untuk memenangkannya.
“Saya sendiri karena bertemu dengan begitu banyak orang sebagai Sekretaris Tim Pemenangan Jokowi- Ma’ruf Amin ya saya enggak inget satu per satu karena saat itu spiritnya adalah ya untuk memenangkan,” kata Hasto.
Sebelumnya, Juru Bicara KPK Tessa Mahardhika Sugiarto mengatakan penyidik memanggil Hasto dalam kapasitasnya sebagai konsultan, bukan petinggi partai politik.
"Pemeriksaan dilakukan di Gedung KPK Merah Putih, atas nama Hasto Kristiyanto, Konsultan," ujar Tessa dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (19/7). Locus delicti atau tempat terjadinya dugaan pidana kasus ini ada di Jawa Timur.