Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pengakuan Pelaku Pembunuhan Ermanto Usman: Pukul Korban Pakai Linggis
Advertisement . Scroll to see content

Viral Pemotor di Bekasi Pukul Petugas SPBU gegara Emosi Kelamaan Antre BBM

Selasa, 31 Maret 2026 - 20:41:00 WIB
Viral Pemotor di Bekasi Pukul Petugas SPBU gegara Emosi Kelamaan Antre BBM
Tangkapan layar detik-detik pemotor memukul petugas SPBU saat antre BBM di Kota Bekasi. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id – Video pengendara motor memukul petugas SPBU di Jalan Raya Cut Mutia, Bekasi Timur, Kota Bekasi, viral di media sosial. Pelaku diduga emosi lantaran harus mengantre lama untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM). 

Dalam video yang diunggah akun Instagram @seputarbekasiraya, tampak pelaku tiba-tiba melayangkan pukulan ke arah dada petugas operator yang sedang melayani pengisian. Tak hanya kekerasan fisik, pelaku juga terekam melontarkan ancaman verbal kepada korban. 

Aksi pemukulan itu disinyalir berawal dari kekesalan pelaku terhadap antrean yang cukup panjang pada Sabtu (28/3/2026). Pelaku menilai kinerja korban yang bertugas sebagai operator pengisian BBM terlalu lamban, sehingga ia hilang kesabaran.

Haris, salah satu rekan kerja korban di SPBU Cut Mutia, mengonfirmasi bahwa insiden tersebut menimpa karyawan yang tergolong baru. 

"Kejadiannya Sabtu sore kemarin. Pelakunya tidak sabar mengantre saat isi BBM. Korban ini memang karyawan yang belum lama bekerja di sini, baru beberapa bulan," ujar Haris saat ditemui di lokasi, Selasa sore (31/3/2026).

Setelah meluapkan emosinya dengan memukul dan mengancam korban, pelaku langsung memacu sepeda motornya dan melarikan diri dari area SPBU. Identitas pelaku hingga kini masih dalam penelusuran melalui rekaman kamera pengawas dan nomor polisi kendaraan.

Pihak manajemen SPBU telah menerima laporan resmi dari korban terkait insiden pemukulan tersebut. Belum diketahui secara pasti apakah kasus ini akan diteruskan ke jalur hukum melalui laporan kepolisian.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut