Hari ke-700 Pascapenyerangan, Dua Mata Novel Baswedan Semakin Membaik

Ilma De Sabrini
Penyidik senior KPK Novel Baswedan. (Foto: Dok)

Ketua Wadah Pegawai KPK Yudi Purnomo menjelaskan, aksi diam 700 detik itu melambangkan bagaimana kondisi perjalanan kasus yang ditempuh Novel. Menurut dia, tidak sedikit upaya pihaknya teriak kepada aparat penegak hukum untuk segera mengungkap pelaku penyiraman terhadap Novel.

"Sudah banyak upaya, kita juga sudah teriak untuk pengungkapan dan penuntasan kasus Novel ini. Dari meminta pihak kepolisian, sampai kepada presiden ya, tetapi sampai saat ini kita tahu tidak ada hasilnya sama sekali," tuturnya saat dihubungi melalui pesan singkat di Jakarta, Selasa (12/3/2019).

Dia juga berharap Presiden segera membentuk tim gabungan pencari fakta (TGPF) yang dipimpin langsung Jokowi sebagai bentuk keseriusan kepada negara dalam membantu Novel memperoleh keadilan. "(Ingin) TGPF di bawah langsung presiden ya," ujar Yudi.

Pada 8 Januari 2018, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian telah membentuk tim gabungan berisi 65 orang untuk mengungkap kasus penyerangan terhadap penyidik senior KPK Novel Baswedan. Tim dipimpin Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis.

Pembentukan tim gabungan tertuang dalam Surat Tugas Kapolri Nomor Sgas/3/I/HUK.6.6/2019. Tim gabungan ini untuk menindaklanjuti rekomendasi tim pemantauan proses hukum terhadap Novel yang dibentuk Komnas HAM sekaligus melaksanakan tugas kepolisian di bidang penyelidikan dan penyidikan.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
2 jam lalu

Hasil Survei Indikator: TNI Masih Jadi Lembaga Paling Dipercaya Publik, MK Masuk 5 Besar

Nasional
13 jam lalu

KY Kecam Hakim Masih Terjerat Korupsi meski Kesejahteraan sudah Diberikan

Nasional
13 jam lalu

KPK Ungkap Tren Emas Mulai Jadi Alat Suap: Barang Kecil, Nilainya Besar

Nasional
19 jam lalu

Bos PT Blueray John Field Menyerah usai Kabur dari OTT KPK, Langsung Ditahan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal