Gus Yahya soal Diminta Mundur dari Ketum PBNU: Harus Sesuai Mekanisme Resmi 

Binti Mufarida
Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Staquf. (Foto: iNews.id)

"Tidak ada suara lain dari para kiai yang hadir ini selain menyesalkan apa yang terjadi dengan rapat harian suriah yang lalu berikut yang disebut hasil berupa risalahnya," ucap Gus Yahya.

"Semuanya menghendaki agar segala sesuatu yang jadi masalah dalam organisasi dikembalikan kepada AD/ART, dikembalikan kepada sistem aturan yang ada dan walaupun ada kekurangan-kekurangan, ganjalan-ganjalan harus diselesaikan bersama tanpa mengembangkan konflik diantara jajaran kepemimpinan yang ada," tuturnya.

Dia menyebut, segala kekurangan atau ganjalan internal seharusnya diselesaikan bersama, bukan diperuncing sehingga memicu konflik di jajaran kepemimpinan.

Selain yang hadir secara langsung, sekitar 50 hingga 60 kiai lain mengikuti acara melalui Zoom karena usia sepuh atau lokasi yang jauh.

Dalam forum tersebut, para kiai sepakat untuk segera menggelar pertemuan yang lebih luas dengan melibatkan lebih banyak kiai sepuh serta unsur kepemimpinan NU dari berbagai daerah. Pertemuan besar itu direncanakan akan berlangsung di Pesantren Lirboyo, Kediri.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Katib Aam: Tidak Ada Pengunduran Diri dan Pemaksaan Mundur Ketum PBNU

57 tahun lalu

Gus Yahya Tolak Mundur sebagai Ketua Umum PBNU: Saya Dapat Amanat 5 Tahun

57 tahun lalu

Kumpulkan Ketua PWNU, Gus Yahya Tegaskan Tolak Mundur dari Ketua Umum PBNU

57 tahun lalu

A'wan PBNU Respons Isu Pemakzulan Gus Yahya, Singgung Manuver Politik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal