Gubernur BI Yakin Indonesia Bisa Lolos dari Ancaman Krisis Moneter

Rohman Wibowo
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: tangkapan layar)

Otoritas moneter meyakini bahwa akumulasi pengalaman panjang bangsa dalam melewati berbagai turbulensi ekonomi masa lalu telah membentuk mentalitas yang tangguh bagi para pengambil kebijakan. 

Pengalaman sejarah tersebut menjadi pondasi utama bagi otoritas moneter dalam menyusun strategi perlindungan yang jauh lebih kuat bagi integritas sistem keuangan domestik saat ini.

Perry menuturkan, demi memperkuat benteng pertahanan tersebut, BI terus menyiagakan cadangan devisa di posisi 146 miliar dolar AS. Langkah konkret untuk meredam spekulasi juga dilakukan dengan memangkas batas pembelian dolar AS tanpa dokumen pendukung dari semula 50.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS per orang per bulan.

Perry menekankan, kerangka kebijakan yang sinkron antara sisi fiskal dan moneter terbukti menjadi kunci vital dalam memitigasi dampak buruk fluktuasi pasar dunia. BI juga konsisten menyokong dana pembangunan melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dalam jumlah besar yang mencapai Rp140 triliun hanya dalam sepekan terakhir di bulan Mei.

Otoritas moneter meyakini stabilitas nasional tidak bisa dicapai hanya melalui kerja satu lembaga saja, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Airlangga Ungkap Perbedaan Pelemahan Rupiah Sekarang dan Era Krisis 98, Apa Itu?

57 tahun lalu

Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Kuat: Kondisinya Beda dengan Krisis 98

57 tahun lalu

Dunia Krisis Energi dan Bikin Panik, Prabowo: Saya Gembira RI Ubah Tongkol Jagung Jadi Briket

57 tahun lalu

Rupiah Melemah, Purbaya Tegaskan Kondisi RI Tak Seperti Krisis 1998

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal