Otoritas moneter meyakini bahwa akumulasi pengalaman panjang bangsa dalam melewati berbagai turbulensi ekonomi masa lalu telah membentuk mentalitas yang tangguh bagi para pengambil kebijakan.
Pengalaman sejarah tersebut menjadi pondasi utama bagi otoritas moneter dalam menyusun strategi perlindungan yang jauh lebih kuat bagi integritas sistem keuangan domestik saat ini.
Perry menuturkan, demi memperkuat benteng pertahanan tersebut, BI terus menyiagakan cadangan devisa di posisi 146 miliar dolar AS. Langkah konkret untuk meredam spekulasi juga dilakukan dengan memangkas batas pembelian dolar AS tanpa dokumen pendukung dari semula 50.000 dolar AS menjadi 25.000 dolar AS per orang per bulan.
Perry menekankan, kerangka kebijakan yang sinkron antara sisi fiskal dan moneter terbukti menjadi kunci vital dalam memitigasi dampak buruk fluktuasi pasar dunia. BI juga konsisten menyokong dana pembangunan melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) dalam jumlah besar yang mencapai Rp140 triliun hanya dalam sepekan terakhir di bulan Mei.
Otoritas moneter meyakini stabilitas nasional tidak bisa dicapai hanya melalui kerja satu lembaga saja, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh pemangku kepentingan.