Gubernur BI Yakin Indonesia Bisa Lolos dari Ancaman Krisis Moneter

Rohman Wibowo
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo. (Foto: tangkapan layar)

Koordinasi yang dilakukan hingga tingkat tertinggi pemerintahan dipastikan terus berjalan secara intensif guna memastikan bauran kebijakan nasional tetap berada pada jalur yang selaras dengan kepentingan publik.

"Sinergi, sinergi, sinergi karena kita hanya akan menang, hanya akan kuat, hanya akan berhasil kalau kita bersatu. Oleh karena itu sinergi kami sangat kuat dengan Pemerintah," ucap Perry.

Lebih lanjut, dia berpandangan soal ancaman pengelolaan jalur logistik energi global saat ini harus disikapi dengan kewaspadaan tingkat tinggi. Kondisi eksternal yang penuh gejolak menuntut respons kebijakan yang sangat responsif agar kepentingan domestik tidak tergerus oleh kepentingan spekulan internasional. 

Sektor energi, pangan, dan instrumen keuangan pun diposisikan sebagai garda terdepan dalam menjaga kedaulatan ekonomi bangsa dari segala bentuk intervensi pasar yang merugikan.

"Ini yang membuat kenapa seluruh dunia harus membuat respon kebijakan nasional yang first thing first adalah Tanas (Ketahanan Nasional). This time is about Tanas," katanya.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Airlangga Ungkap Perbedaan Pelemahan Rupiah Sekarang dan Era Krisis 98, Apa Itu?

57 tahun lalu

Rupiah Melemah, Purbaya Yakin Ekonomi Indonesia Kuat: Kondisinya Beda dengan Krisis 98

57 tahun lalu

Dunia Krisis Energi dan Bikin Panik, Prabowo: Saya Gembira RI Ubah Tongkol Jagung Jadi Briket

57 tahun lalu

Rupiah Melemah, Purbaya Tegaskan Kondisi RI Tak Seperti Krisis 1998

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal