JAKARTA, iNews.id - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara atau Danantara mencatatkan debut gemilang di pasar modal internasional melalui rangkaian penawaran surat utang global (global bond). Langkah tersebut diawali dengan kegiatan roadshow intensif ke berbagai pusat keuangan dunia demi menjaring basis investor yang lebih luas.
CEO Danantara, Rosan Roeslani mengatakan, transformasi Danantara sebagai institusi investasi pengelola aset negara kini mulai mendapat pengakuan dari komunitas finansial global. Upaya memperkuat struktur permodalan ini dilakukan segera setelah perusahaan mengantongi penilaian kredit yang setara dengan peringkat utang negara (sovereign rating) Indonesia.
"Kami melakukan roadshow untuk pertama kalinya dalam rangka menerbitkan global bond dari Danantara dengan rencana awal penawaran kurang lebih sebesar 1 miliar dolar AS. Dari rencana 1 miliar dolar yang ingin dicapai, book building yang masuk itu kurang lebih 4,6 miliar dolar," ujar Rosan dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Agenda perjalanan internasional tersebut dimulai sejak awal Juni, dengan menyisir titik-titik krusial mulai dari Hong Kong, Singapura, hingga kawasan Amerika dan Eropa. Rosan sendiri memimpin langsung delegasi saat menyambangi New York untuk menemui para pemodal kakap di sana.
Animo yang besar dari para investor tersebut terlihat jelas saat proses pemesanan atau book building berlangsung. Meskipun target awal hanya dipatok pada angka 1 miliar dolar AS, total permintaan yang masuk secara mengejutkan menyentuh angka 4,6 miliar dolar AS atau mengalami kelebihan permintaan (oversubscribed) lebih dari empat kali lipat.