Ia mengungkapkan, sebanyak 35,4 persen pasien hipertensi yang terjaring pada CKG 2025 telah kembali menjalani pengobatan pada CKG 2026. Dari jumlah tersebut, 46,9 persen berhasil mengendalikan tekanan darahnya hingga kembali ke kisaran normal.
Ke depan, pemerintah menargetkan sedikitnya 50 persen penderita penyakit kronis menjalani pengobatan rutin. Strategi tersebut mengacu pada keberhasilan Korea Selatan melalui pendekatan Triple 80, yakni 80 persen masyarakat menjalani skrining, 80 persen penderita mendapatkan pengobatan, dan 80 persen dari mereka yang diobati berhasil mengendalikan penyakitnya.
"Korea berhasil karena menerapkan pendekatan Triple 80, 80 persen warga diskrining, 80 persen penderita diobati, dan 80 persen dari yang diobati itu berhasil sembuh atau kondisinya terkendali. Arah sistem kesehatan itulah yang sedang kita bangun di Indonesia," kata Menkes Budi.
Melalui Program Cek Kesehatan Gratis, Kemenkes berharap berbagai penyakit, termasuk hipertensi yang kini mulai banyak ditemukan pada anak sekolah, dapat terdeteksi sejak dini sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko komplikasi di kemudian hari dapat ditekan.