DPD Soroti Eskalasi Kekerasan di Papua, Usul Grand Design Penanganan Konflik

Felldy Aslya Utama
Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai. (Foto: Felldy Aslya Utama)

JAKARTA, iNews.id - Wakil Ketua DPD Yorrys Raweyai menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya eskalasi kekerasan di Papua sejak 2025 hingga April 2026. Dalam kurun waktu tersebut, puluhan insiden kekerasan menelan ratusan korban jiwa dari berbagai elemen baik masyarakat sipil, aparat TNI-Polri, maupun kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) atau Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

“Semua korban adalah anak bangsa. Setiap nyawa yang hilang merupakan luka bagi Indonesia,” kata Yorrys dalam konferensi pers di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Dia menyoroti insiden terbaru di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, yang meneewaskan 9 orang meninggal dunia, termasuk seorang balita, serta melukai 7 lainnya pada 14 April 2026 lalu. Peristiwa tersebut juga memaksa ratusan warga mengungsi dan kehilangan akses terhadap kebutuhan dasar.

Menurut Yorrys, kondisi ini merupakan akumulasi dari persoalan struktural yang belum terselesaikan secara menyeluruh. Dia menyebut wilayah Papua Pegunungan dan Papua Tengah sebagai daerah yang paling terdampak, dengan ribuan warga kehilangan tempat tinggal, mata pencaharian, serta akses pendidikan dan layanan kesehatan.

“Banyak warga hidup dalam kondisi jauh dari standar kemanusiaan yang layak, sementara perhatian terhadap pengungsi masih belum optimal,” ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
Papua
1 hari lalu

2 Pentolan KKB Pegunungan Bintang Papua Ditangkap, Salah Satu DPO Pembunuhan Tukang Ojek

Nasional
1 hari lalu

Memilukan! Komnas HAM Sebut 12 Warga Sipil Tewas di Puncak Papua

Nasional
12 jam lalu

Wamentan Ungkap Alasan di Balik Ekspansi Sawit di Papua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal