JAKARTA, iNews.id - Aktivis KontraS, Andrie Yunus yang menjadi korban penyiraman air keras oleh prajurit TNI, telah menjalani rawat jalan sejak 16 April 2026. Hal itu usai dirinya menjalani perawatan intensif di RSCM, Jakarta Pusat.
Andrie dirawat sejak 13 Maret 2026 di RSCM setelah mengalami luka bakar akibat siraman air keras. Hal tersebut disampaikan saksi ahli yakni Dokter Spesialis Bedah Plastik, Parintosa Atmodiwirjo ketika memberikan kesaksian dalam persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta, Rabu (20/5/2026).
"Satu pernyataan saya terhadap dua ahli, dari tanggal 13 kejadian korban mendatangi rumah sakit sampai dengan sekarang apakah masih di rawat di RSCM atau rawat jalan," kata penasihat hukum terdakwa.
"Sodara AY sudah rawat jalan, jadi sudah rawat jalan, saya lupa mesti saya buka kembali catatannya. Tapi yang bersangkutan ketika memang ada fase panjang di rawat karena lukanya masih luas kemudian sampe lukanya sudah tidak begitu luas itu kemudian bisa rawat jalan," jawab Parintosa.
Mengetahui Andrie telah selesai menjalani perawatan inap, penasihat hukum terdakwa lantas menanyakan pasti kapan Andrie mulai melakukan rawat jalan. Ahli pun membuka catatan, dan menyampaikan bahwa Andrie mulai melakukan rawat jalan sekitar 16 April dan melakukan kontrol di poliklinik pada 18 April 2026.