Perwakilan TAUD Diperiksa terkait Laporan Air Keras Andrie Yunus, Apa yang Didalami?
JAKARTA, iNews.id - Perwakilan tim investigasi Tim Advokasi untuk Demokrasi (TAUD) Ravio Patra diperiksa Polda Metro Jaya terkait laporan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus. Dia menjelaskan pemeriksaan hari ini seputar hasil temuan tim investigasi yang akan dipaparkan ke penyidik Polda Metro Jaya.
"Jadi hari ini pada Selasa 19 Mei 2026, saya selaku perwakilan dari tim investigasi, tim advokasi untuk demokrasi atau TAUD berkaitan dengan kasus operasi teror serta percobaan pembunuhan berencana terhadap kawan kami Andrie Yunus akan melakukan pemeriksaan di Jatanras ya, Polda Metro Jaya," kata Ravio di Gedung Dit Reskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (19/5/2026).
Dia menyinggung persidangan di Pengadilan Militer II-08 Jakarta yang hanya memeriksa empat terdakwa tanpa menelusuri kemungkinan adanya pelaku-pelaku lain. Padahal, kata dia, hasil investigasi TAUD menunjukkan dugaan adanya 16 pelaku dalam perkara ini.
Menurutnya, apabila aparat tidak menyelidiki dugaan keterlibataan para pelaku lain, maka orang-orang yang terlibat itu tetap akan bebas.
"Sedangkan dari data temuan tim investigasi TAUD jelas dapat terlihat secara kasat mata berdasarkan CCTV, hanya butuh dicari dan ditelusuri bahwa ada setidaknya 16 orang pelaku di lapangan yang bekerja sama dan berkomplot untuk melakukan percobaan pembunuhan terhadap kawan kami Andrie Yunus," ujarnya.