Di Balik Inflasi yang Terkendali, Perlindungan bagi Kelas Menengah Kian Mendesak

iNews
Pemerintah harus berhati-hati agar narasi inflasi terkendali tidak menjadi alasan untuk mengabaikan tekanan riil.  (Ilustrasi/SINDOnews)

Masalah terbesar inflasi Juni 2026 adalah sumber tekanannya. Dalam paparan BPS, kelompok transportasi mengalami inflasi bulanan 2,29 persen dengan andil 0,28 persen terhadap inflasi Juni. 

Bensin menyumbang andil 0,21 persen, tarif angkutan udara 0,05 persen, dan pelumas atau oli mesin 0,01 persen. Secara tahunan, kelompok transportasi mengalami inflasi 4,57 persen dengan andil 0,55 persen terhadap inflasi tahunan Juni 2026.

Ini bukan tekanan kecil, sebab transportasi bukan konsumsi mewah bagi pekerja, pelaku usaha kecil, mahasiswa, dan keluarga perkotaan. 

Bensin adalah biaya bekerja. Ongkos perjalanan adalah biaya produktivitas. Tiket pesawat di negara kepulauan bukan selalu urusan liburan, melainkan juga biaya pendidikan, kesehatan, pekerjaan, dan keluarga.

Ketika transportasi naik, efeknya merembes ke banyak sektor. Biaya distribusi UMKM ikut terdorong.  Harga barang berpotensi naik. Mobilitas pekerja menjadi lebih mahal. Keluarga yang tinggal jauh dari tempat kerja atau sekolah anak makin rentan. 

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Inflasi Juni 2026 Tembus 0,44%, Kenaikan Harga BBM dan Tiket Pesawat jadi Pemicu

57 tahun lalu

Mendagri Pantau Dampak Kenaikan Harga Pertamax terhadap Inflasi

57 tahun lalu

Menkeu Purbaya Pede! Harga Pertamax Rp16.250: Dampaknya ke Inflasi Relatif Minim

57 tahun lalu

Purbaya soal Kenaikan Harga Pertamax jadi Rp16.250: Dampak ke Inflasi Relatif Minim

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal