Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IHSG Melonjak hingga 5 Persen, Rupiah Ikut Menguat di Tengah Optimisme Pasar
Advertisement . Scroll to see content

Menkeu Purbaya Pede! Harga Pertamax Rp16.250: Dampaknya ke Inflasi Relatif Minim

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:33:00 WIB
Menkeu Purbaya Pede! Harga Pertamax Rp16.250: Dampaknya ke Inflasi Relatif Minim
Menkeu Purbaya memastikan kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter tidak akan memicu inflasi karena tidak digunakan angkutan barang. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax menjadi Rp16.250 per liter tidak akan memberikan dampak signifikan terhadap inflasi nasional. Menurutnya, karakteristik pengguna Pertamax membuat kenaikan harga bahan bakar tersebut tidak langsung memengaruhi distribusi barang maupun harga kebutuhan pokok masyarakat.

Purbaya menjelaskan, Pertamax umumnya tidak digunakan untuk angkutan barang maupun transportasi publik yang menjadi tulang punggung rantai distribusi.

Karena itu, kenaikan harga BBM beroktan tinggi tersebut dinilai tidak akan menimbulkan efek berantai terhadap kenaikan harga komoditas di pasar.

“Dampaknya harusnya relatif minim karena Pertamax tidak dipakai untuk angkutan barang,” kata Purbaya usai menghadiri rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/6/2026).

Selain soal inflasi, pemerintah juga mewaspadai potensi peralihan konsumen dari BBM nonsubsidi ke BBM bersubsidi setelah harga Pertamax naik. Untuk itu, pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi akan diperketat agar kuotanya tidak membengkak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut