NATUNA, iNews.id - Petugas penjaga perbatasan negara di Natuna kerap kali rindu keluarga. Hal itu kerap dirasakan Tedy Wibisono saat bertugas di Kantor Imigrasi (Kanim) Kelas II Ranai, Natuna.
Pria asal Bandung, Jawa Barat itu harus rela meninggalkan anak dan istrinya demi tugas negara.
Sudah hampir lima tahun Tedy mengemban tugas sebagai penjaga perbatasan negara. Ia bertugas sebagai Kasi Lalu Lintas Izin Tinggal Keimigrasian di Kanim Ranai, Natuna. Selama itu pula ia harus jauh dari keluarga.
"Kalau ditanya Merah Putih atau enggak? Merah Putih sekali pak. NKRI harga matilah pokoknya di sini," ungkap Tedy ditemui di Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, beberapa waktu lalu.
Petugas Imigrasi di Natuna memang mengemban tugas cukup berat dibanding daerah lainnya. Mereka harus menyisir puluhan pulau di wilayah Natuna. Kadang mereka bergantian untuk berjaga di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Pulau Serasan.