Bonatua Silalahi Ungkap Alasan Butuh Salinan Data Primer Ijazah Jokowi dari ANRI

Danandaya Arya Putra
Pengamat Kebijakan Publik, Bonatua Silalahi menyebut membutuhkan data ijazah Jokowi dari ANRI untuk kebutuhan penelitian scopus. (Foto: Danandaya Arya)

"Di mana lembaga-lembaga yang paling terverifikasi di sini adalah ANRI, setelah itu KPU mengingat statis story dari dokumen sekarang data yang saya butuhkan seharusnya posisinya sudah berpindah ke ANRI sudah statis maka dokumen primer itu seharusnya sudah di tangan ANRI," tuturnya.

Karena ANRI tidak bisa memberikan dokumen ijazah Jokowi yang diminta, maka penelitiannya kini belum sempurna. Sebab, dokumen ijazah yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) saja tidak cukup mendukung penelitiannya. 

"Akibatnya adalah data saya sekarang menjadi data hampa secara penelitian, karena apa, yang menyerahkan KPU. KPU itu menyerahkan copy dari copy dari copy, sementara saya butuh data primer dari ANRI," kata dia.

Dalam persidangan itu, majelis juga menanyakan kerugian yang dia alami setelah tak mendapat dokumen dari ANRI.

"Ruginya apa kalau misalnya sodara tidak mendapatkan informasi itu," tanya Ketua Majelis.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Roy Suryo Heran Rismon Sianipar Ungkit Kasus Panci: Perkara Sudah Inkrah!

57 tahun lalu

Kubu Roy Suryo Klaim Kasus Ijazah Jokowi Sudah Gugur, Sebut Tak Layak Disidangkan

57 tahun lalu

Kasusnya Segera Disidang, Roy Suryo: Polda Metro Kayaknya Didorong Termul yang Ngamuk

57 tahun lalu

Roy Suryo dan Tifa Segera Disidang, Pengacara Jokowi: Selama Ini Publik Disuguhkan Hoaks

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal