Biografi Pahlawan Nasional R.A Kartini, Pejuang Emansipasi Wanita

Punta Dewa
Biografi Pahlawan Nasional R.A Kartini. Kartini, Kardinah dan Rukmini (FOTO/UGM/Wikimedia Commons)

Setelah kematiannya, surat-surat yang ditulis oleh Kartini dikumpulkan dan diterbitkan dalam sebuah buku berjudul 'Door Duisternis tot Licht' atau "Habis Gelap Terbitlah Terang" oleh salah seorang temannya di Belanda yang kala itu menjabat Menteri Kebudayaan, Agama, dan Kerajinan Hindia Belanda, yakni Mr JH Abendanon. 

Buku ini awalnya diterbitkan dalam bahasa Belanda pada tahun 1911, sehingga sedikit orang pribumi yang dapat membacanya. Kemudian pada tahun 1922, Balai Pustaka menerbitkan versi terjemahan buku tersebut dengan judul "Habis Gelap Terbitlah Terang: Buat Pikiran" dalam bahasa Melayu.

Dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 108 Tahun 1964, yang dikeluarkan pada tanggal 2 Mei 1964, Presiden Soekarno secara resmi mengesahkan Kartini sebagai Pahlawan Kemerdekaan Nasional. 

Selain itu, Soekarno juga menegaskan bahwa tanggal lahir Kartini, yaitu 21 April, diperingati sebagai Hari Kartini hingga saat ini.

Demikianlah, ulasan singkat tentang biografi pahlawan nasional R.A Kartini yang bisa menjadi inspirasi generasi muda dalam memperjuangkan kesetaraan hak perempuan. 

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
4 hari lalu

Pernah Mapan di Luar Negeri, Anak Pahlawan Nasional Sayuti Melik Kini Tinggal di Rumah Kontrakan Sempit

16 hari lalu

Mensos Dukung Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan Nasional: Pejuang Bahasa Indonesia

3 bulan lalu

Pramono bakal Renovasi Museum MH Thamrin, Jadi Ikon Baru Jakarta

5 bulan lalu

Mengenal Roehana Koeddoes, Pahlawan dan Jurnalis Perempuan yang Berani Bersuara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal