Berlandaskan Prinsip Bebas Aktif, Ini 5 Gagasan Ganjar terkait Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Tim MPI
Calon presiden yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo. (Foto: Ist.)

4. Kerja sama di bidang industri yang aman

Ganjar Pranowo berbicara tentang potensi Indonesia untuk menjalin kerjasama di bidang industri dengan banyak negara. Ia berpendapat bahwa Indonesia memiliki modal untuk menjadi mitra dalam manufaktur alternatif.

Ganjar juga menyoroti hubungan dengan negara-negara yang memiliki keunggulan di industri tertentu atau sumber daya tertentu. Sebagai contoh, Indonesia memiliki cadangan kuarsa yang cukup besar, sehingga kerjasama dalam industri panel surya bisa menjadi peluang.

“Sebagai contoh kita punya cadangan parsi kuarsa yang cukup besar, kalau kita ingin buat industri panel surya kita bisa mengajak beberapa negara sahabat untuk bermitra,” ujarnya.

5. Perlindungan WNI (warga negara Indonesia)

Ganjar Pranowo mendorong penempatan diplomat sesuai dengan isu kerja sama utama di negara tujuan untuk melindungi pekerja migran Indonesia di luar negeri. 

Selain itu, ia ingin melibatkan diaspora dalam riset dan inovasi untuk memperkuat industri nasional. Ganjar juga memiliki target agar Indonesia mendapatkan bebas visa di 120 negara sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan dengan berbagai negara.

“Target Indonesia bebas visa ini menjadi catatan penting agar di antara beberapa negara ini bisa jauh lebih mudah. Kalau ini dilakukan rasa-rasanya hubungan kita dengan banyak negara jauh lebih baik,” ujar Ganjar.

Gagasan-gagasan tersebut merupakan bagian dari visi Ganjar Pranowo untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam kebijakan luar negeri yang memperkuat posisi dan kontribusi skala internasional menggunakan landasan bebas aktif.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Dicap Abu-Abu, Ini Jawaban Ganjar Pranowo

57 tahun lalu

PDIP Dorong Pembahasan RUU Pemilu Dipercepat, Siapkan Tim Khusus

57 tahun lalu

Prabowo Tegaskan Politik Luar Negeri RI Bebas Aktif di Tengah Ketegangan Global

57 tahun lalu

Baru 100 Jam Serang Iran, Biaya Perang AS sudah Tembus Rp60 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal