Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Siap Perang Panjang, Ancam Bombardir AS-Israel dengan Rudal Jenis Baru!
Advertisement . Scroll to see content

Baru 100 Jam Serang Iran, Biaya Perang AS sudah Tembus Rp60 Triliun

Jumat, 06 Maret 2026 - 19:17:00 WIB
Baru 100 Jam Serang Iran, Biaya Perang AS sudah Tembus Rp60 Triliun
Pesawat pengebom siluman B-2 Amerika Serikat, seperti yang digunakan dalam serangan terbaru di Iran, kembali dari misi pengeboman besar ke situs nuklir Iran tahun lalu. (Foto: AP)
Advertisement . Scroll to see content

WASHINGTON, iNews.id - Perang Amerika Serikat-Israel melawan Iran langsung menguras kas negara itu dalam jumlah fantastis. Hanya dalam 100 jam pertama operasi militer, Washington diperkirakan sudah menghabiskan 3,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp60 triliun.

Angka itu berarti biaya perang mencapai hampir 900 juta dolar per hari, menurut analisis lembaga pemikir Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang dirilis pekan ini.

Masalahnya, sebagian besar biaya tersebut tidak tercantum dalam anggaran Pentagon. Peneliti CSIS memperkirakan sekitar 3,5 miliar dolar dari total biaya perang itu merupakan pengeluaran yang belum dianggarkan sebelumnya. Departemen Pertahanan AS hampir pasti harus meminta tambahan dana kepada Kongres.

Penelitian yang dilakukan Mark Cancian dan Chris Park itu menggambarkan betapa mahalnya konflik yang kini memasuki hari ketujuh. Dalam operasi tersebut, Amerika Serikat melancarkan serangan ke Iran menggunakan pengebom siluman, jet tempur, serta sistem persenjataan berteknologi tinggi.

Menurut analisis CSIS, militer AS telah menggunakan lebih dari 2.000 berbagai jenis amunisi hanya dalam 100 jam pertama perang. Untuk mengisi kembali stok amunisi yang telah ditembakkan itu saja, Washington diperkirakan membutuhkan sekitar 3,1 miliar dolar lagi, dengan laju pengeluaran militer mencapai 758 juta dolar per hari.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut