Beri Pendidikan Politik pada Santri, Yenny Wahid Bersilaturahmi ke Ponpes Alkhoziny Sidoarjo

Irfan Ma'ruf
Yenny Wahid di Pondok Pesantren Alkhoziny Sidoarjo, Jawa Timur, Sabtu (25/11/2023). (Foto dok ist).

Dikatakan Yenny, semua warga negara baik itu ulama atau masyarakat umum sama-sama memiliki kewajiban untuk membangun negara Indonesia, menjaga negara ini agar aman, tentram dan tidak ada konflik.

Begitupun dengan santri, saat ini belum boleh berpolitik praktis, karena umurnya belum cukup. Namun, yang paling penting adalah santri harus berprestasi.

"Berprestasi itu tidak diukur dari jabatan politik saja, tapi juga prestasi lainnya," katanya.

Yenny mencontohkan mengajar anak-anak supaya pintar merupakan prestasi, menjadi kiai dan bu nyai yang menuntun para santri untuk bisa mendapat ilmu yang barokah juga prestasi, menjadi dokter yang mengabdikan diri kepada masyarakat juga prestasi, menjadi pengusaha yang sukses, tapi sering sedekah juga prestasi.

"Jadi boleh santri berpolitik nanti, terutama yang masih belajar, tapi punya kewajiban untuk membangun negara kita bersama dengan yang lain," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Yenny Wahid Terpilih sebagai Ketua Umum KOWANI lewat Kongres Luar Biasa

57 tahun lalu

Majelis Masyayikh di Sidang MK: Negara Wajib Biayai Pendidikan Pesantren

57 tahun lalu

Kasus Pencabulan di Padepokan Padang Ati Pekalongan, Kemenag Jamin Pendidikan Santri Tetap Lanjut

57 tahun lalu

Pimpinan Padepokan Padang Ati Pekalongan Jadi Tersangka Pencabulan, 350 Santri Dipulangkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal