Bawaslu Sesalkan Pelarangan Jurnalis Liput Rekap Pilwakot Makassar

Rifan Rizaldi
Ilma De Sabrini
Badan Pengawas Pemilu (ilustrasi).

Senada, Ketua KPU Arief Budiman juga menegaskan, wartawan diperbolehkan meliput kegiatan penghitungan perolehan suara mulai dari TPS (tempat pemungutan suara), kecamatan, hingga ke tingkat rapat pleno terbuka KPU kabupaten kota. Kendati demikian, dia menilai insiden yang terjadi di Makassar, tadi malam, harus dicek lagi penyebab pastinya.

“Bagi KPU boleh (tidak ada larangan wartawan meliput). Tapi Anda juga harus cek situasi di lapangan seperti apa. Mungkin di sana ruangannya kecil, kalau masuk semua enggak cukup. Nah, mungkin yang boleh masuk sebagaian atau gantian,” kata Arief.

Sebelumnya, rapat pleno penghitungan suara hasil Pilwalkot Makassar 2018 di Kantor Kacamatan Makassar, Jumat (29/6/2018), berlangsung tertutup bagi seluruh awak media. Akses masuk dan peliputan dalam ruang tersebut dihalangi oleh aparat keamanan yang bertugas. Petugas melarang para wartawan meliput proses penghitungan suara.

“Kami sudah naik di lantai 3 kantor kecamatan. Rapat pleno belum berlangsung, teman-teman dilarang masuk, bahkan diusir disuruh keluar ruangan,” ungkap jurnalis Koran Sindo Makassar, Maman Sukirman.

Kondisi semacam itu menurutnya terjadi di seluruh kantor kecamatan di Makassar. Proses penghitungan suara tidak bisa diliput jurnalis.

Data quick count Pilwalkot Makassar hingga Jumat (29/6/2018) menunjukkan, kolom kosong meraih 52,50 persen suara, unggul dari perolehan suara pasangan calon tunggal Munafri Arifuddin-Rahmatika Dewi (Appi-Cicu) sebesar 47,50 persen.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Ketua Bawaslu Kabupaten Tambrauw Dipecat, Terbukti Masih Berstatus ASN

57 tahun lalu

Selingkuh dengan Bawahan, Anggota KPU Ogan Komering Ulu Timur Dipecat!

57 tahun lalu

MK Putuskan Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Gugur dari Dapil

57 tahun lalu

Bawaslu Usul Blacklist Pelaku Politik Uang dari Pemilu, Ini Respons Golkar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal