Bahlil soal RI Borong Migas AS Rp253 Triliun: Tak Tambah Volume Impor

Rizky Agustian
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers terkait implementasi teknis perjanjian perdagangan timbal balik RI-AS di Washington DC, AS, Jumat (20/2/2026). (Foto: BPMI Setpres)

"Yang jelas ini sesuai dengan kesepakatan yang sudah dilakukan dengan AS dalam rangka menyeimbangkan tarif perdagangan kedua belah pihak dan akhirnya kami harus bersepakat membeli BBM dari Amerika," ucap Anggia saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jumat (20/2/2026).

Anggia menegaskan pemerintah tetap menjalankan agenda jangka panjang untuk menekan ketergantungan impor bahan bakar minyak (BBM). Dia memastikan komitmen Menteri ESDM Bahlil Lahadalia untuk menyetop impor solar mulai tahun ini dan bensin serta avtur mulai tahun depan tetap berjalan.

“Ini satu hal yang berbeda karena kesepakatan untuk perdagangan antara kita dengan Amerika,” katanya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Tarif Dagang RI-AS Disepakati, Danantara bakal Borong 50 Pesawat Boeing Rp227 Triliun

57 tahun lalu

RI Borong Migas dari AS Rp253 Triliun Setiap Tahun, Bagaimana Rencana Setop Impor Solar?

57 tahun lalu

1.819 Produk Indonesia Bebas Tarif Masuk AS, dari Sawit hingga Komponen Elektronik

57 tahun lalu

Tarif Resiprokal RI-AS 19 Persen Berlaku dalam 90 Hari, Ribuan Produk Jadi 0 Persen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal