Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tarif Dagang RI-AS Disepakati, Danantara bakal Borong 50 Pesawat Boeing Rp227 Triliun
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil soal RI Borong Migas AS Rp253 Triliun: Tak Tambah Volume Impor

Jumat, 20 Februari 2026 - 21:38:00 WIB
Bahlil soal RI Borong Migas AS Rp253 Triliun: Tak Tambah Volume Impor
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam konferensi pers terkait implementasi teknis perjanjian perdagangan timbal balik RI-AS di Washington DC, AS, Jumat (20/2/2026). (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

"Dalam perjanjian tersebut telah dimuat dengan jelas, bahwa untuk memberikan keseimbangan neraca perdagangan kita, maka kita dari sektor ESDM akan membelanjakan kurang lebih sekitar 15 miliar dolar AS, dari 15 miliar dolar AS ini terdiri dari membeli BBM jadi, kemudian LPG (liquefied petroleum gas), dan crude (minyak mentah)," ucap dia.

"Sudah barang tentu ini adalah merupakan langkah sejarah baru, kita membeli dalam jumlah yang besar," imbuhnya.

Diketahui, kesepakatan dagang meliputi pembelian LPG senilai 3,5 miliar dolar AS. Tak hanya itu, ada fasilitas pembelian bensin olahan senilai 7 miliar dolar AS dan pembelian minyak mentah senilai 4,5 miliar dolar AS.

Juru Bicara Kementerian ESDM Dwi Anggia memastikan, pembelian gas dan minyak mentah dari AS hasil kesepatakan teranyar, merupakan hal berbeda dari semangat kemandirian energi yang digemborkan pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurutnya, kesepakatan dagang dengan AS termasuk pembelian migas menjadi satu kesatuan diplomasi ekonomi dalam upaya kesepakatan tarif kedua belah negara.

"Yang jelas ini sesuai dengan kesepakatan yang sudah dilakukan dengan AS dalam rangka menyeimbangkan tarif perdagangan kedua belah pihak dan akhirnya kami harus bersepakat membeli BBM dari Amerika," ucap Anggia saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jumat (20/2/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut