Arif Rachman Sempat Yakin Cerita Sambo tapi Berubah setelah Menonton CCTV

Martin Ronaldo
Sidang lanjutan terdakwa kasus pembunuhan berencana Brigadir J, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di PN Jakarta Selatan. (Foto MPI).

"Apa lagi di situ?" tanya jaksa lagi.

"Chuck sampaikan kepada saya bahwa ada perintah dari Kadiv untuk nonton. Saya tidak tanggapi, saya diam saja. Saya lihat di depan rumah Ridwan terbuka pagarnya. Terus saya masuk ke sana ke teras," jelasnya.

Setelahnya, dia pun masuk dan meminta izin kepada Ridwan untuk sekedar duduk-duduk di teras sambil menonton rekaman CCTV.

"Yang tonton siapa saja?" tanya hakim.

"Yang ada di situ, saya, Baiquni, Chuck, dan Ridwan," kata Arif.

Jaksa kemudian bertanya kepada Arif mengenai isi video yang ditonton oleh dirinya. Dia mengaku melihat Brigadir J masih hidup saat Ferdy Sambo tiba di Rumah Duren Tiga.

Hal tersebut, menurutnya berbeda dengan keterangan Ferdy Sambo yang mengatakan bahwa dirinya tiba dengan kondisi Brigadir J sudah dalam keadaan meninggal dunia.

"Chuck bilang kepada saya bahwa ini ada Brigadir J masih hidup dengan kaus putihnya. Lalu saya tepis dengan mengatakan bahwa kausnya sudah merah, dan saya baru ketahui, bahwa itu adalah darah di bajunya," katanya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono: Gedung 4 Lantai atau Lebih Wajib Terhubung ke CCTV Pemprov Jakarta

57 tahun lalu

Viral CCTV Bundaran HI Tak Bisa Diakses saat Demo, Pemprov Jakarta Beri Klarifikasi

57 tahun lalu

Hakim Perintahkan Tumblr hingga Video CCTV Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan

57 tahun lalu

Putar Rekaman CCTV di Sidang, Hakim Soroti Arah Siraman Air Keras Terdakwa ke Andrie Yunus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal