AHY Tegaskan Solusi Penanganan Sampah Harus Komprehensif: Ini Serius dan Urgent

Felldy Aslya Utama
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Istimewa)

AHY berharap hasil diskusi ini tidak berhenti di ruang FGD, namun dapat melahirkan kebijakan konkret dan rekomendasi yang bisa diajukan kepada Presiden Prabowo Subianto. Dia mengatakan diskusi ini dapat mengorkestrasi semua upaya antarpihak, pusat maupun daerah dengan berbagai stakeholders.

“Saya juga berharap FGD ini bisa di-policy-kan. Tidak berhenti di ruangan ini, tetapi tolong Pak Rachmat juga bisa menghadirkan sebuah policy paper, policy recommendation. Yang pada akhirnya kita juga bisa kembali present ini kepada Bapak Presiden. Jadi sekali lagi, ini serius. Ini urgent. Ini krisis. Mari kita satu-satu untuk bisa mengatasi krisis ini,” tutur AHY.

Sementara itu, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur Dasar, Rachmat Kaimuddin menjelaskan Indonesia menghasilkan sekitar 69 juta ton sampah setiap tahun atau sekitar 0,7 kg/hari dihasilkan tiap orang. Angka ini akan terus bertambah seiring pertumbuhan ekonomi negara. 

Maka dari itu, dia menilai FGD ini penting digelar untuk bersama-sama mendengarkan keresahan dan pengalaman para pelaksana di lapangan.

“Kita ingin mengidentifikasi akar masalah secara jujur dan konkret, serta memetakan apa saja yang perlu diperbaiki—baik dalam aspek kebijakan, kelembagaan, keuangan, maupun teknik. FGD ini bukan sekadar forum diskusi, tapi ruang bersama untuk membangun pemahaman bersama permasalahan yang kita hadapi saat ini,” ujar Rachmat.

FGD ini sendiri diketahui menjadi bagian penting menuju pelaksanaan konferensi internasional mengenai infrastruktur yang akan diadakan Kemenko Infra dalam waktu dekat.

Turut hadir dalam FGD ini Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto; Dirjen Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana; Staf Khusus Menko, Agust Jovan Latuconsina; Tenaga Ahli Menko, Diska Putri dan Ahmad Khoirul Umam; serta perwakilan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Perintahkan Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan: Jangan Tunggu Jadi Pulau Dulu

57 tahun lalu

Pramono Setuju Ciangir Jadi Lokasi Penampungan Kompos, Yakin 9.000 Ton Sampah Tertangani

57 tahun lalu

Cinta Laura CFD Bareng Pramono Anung, Bawa Pesan Mulai Pilah Sampah!

57 tahun lalu

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, BRI Dorong Kesadaran Budaya Kelola Sampah melalui Green Action BRI Peduli

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal