Namun, perundingan tersebut tidak berhasil mencapai kesepakatan, dan pertempuran tetap terjadi.
Presiden Soekarno kemudian datang ke Surabaya untuk membantu kedua belah pihak berdamai.
Namun, insiden yang menyebabkan kematian Jenderal AWS Mallaby membuat Inggris marah dan memberikan ultimatum.
Gubernur Suryo sepenuhnya tunduk pada keputusan Presiden Soekarno tentang tindakan yang akan diambil Surabaya.
Melalui siaran radio, Gubernur Suryo menyatakan bahwa Surabaya akan melawan ultimatum Inggris. Akhirnya, pertempuran melawan Inggris terjadi di Surabaya.
Pertempuran yang dimulai pada tanggal 10 November 1945 berlangsung selama tiga minggu.
Itulah lima tokoh pertempuran Surabaya. Semoga informasi ini dapat menambah pengetahuan Anda tentang sejarah!