Sungkono lahir di Purbalingga pada tanggal 1 Januari 1911 dan meninggal di Jakarta pada tanggal 12 September 1977. Ia mendapatkan pendidikan di Hollands Indische School (HIS) dan melanjutkan ke MULO. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan di Zelfontelkeling.
Selama dua tahun berikutnya, Sungkono menerima pendidikan militer dari KIS (Kweekschool voor Inlandsche Schepelingen) Makassar.
Tokoh penting dalam pertempuran Surabaya adalah Moestopo. Dia adalah pahlawan nasional yang berperan dalam peristiwa 10 November 1945 di Surabaya.
Meskipun berprofesi sebagai seorang dokter gigi, ia lebih memilih mengabdi pada bangsa dan negara dengan bergabung menjadi seorang tentara. Dia ditugaskan sebagai komandan pasukan pribumi di Surabaya.
Moestopo menolak mematuhi perintah Inggris untuk melucuti senjata pasukan Indonesia di Surabaya. Pada tanggal 28 Oktober hingga 30 Oktober 1945, pasukan yang dipimpin oleh Moestopo bertempur melawan Inggris, dan pertempuran ini berakhir dengan kematian Jenderal AWS Mallaby.