Penggunaan teknologi sesederhana apa pun membutuhkan budaya baru. Program ini sekaligus mengajak masyarakat memasuki cara hidup rasional dan terbuka terhadap perubahan.
Sekarang ini, sumber pangan lokal telah beradaptasi dengan lingkungan setempat sehingga mengurangi jejak karbon karenadiproduksi lokal.
Dengan demikian, dari pengolahan pangan lokal ini telah membantu mengurangi emisi gas rumah kaca dan juga menjadi sumber ekonomi yang bersumber pada masyarakat.
Oleh karena itu, dari inisiatif di Papua, pemerintah, dan masyarakat dapat mengambil langkah konkret memetakan kembali sumber pangan lokal sebagai dasar membangun ketahanan pangan yang dapat diandalkan.
Pohon sukun merupakan salah satu jenis tanaman endemik dari nusantara. Kandungan gizi di dalam buah sukun menjadikannya salah satu sumber pangan potensial. Sayangnya, tanaman ini sudah mulai dilupakan oleh masyarakat di Indonesia.
Hal ini yang melatar belakangi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk bekerjasama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) menggelar lomba Pembibitan Sukun Terbanyak yang diinisiasi oleh Kepala BNPB, Letjen TNI Dr (H.C.) Doni Monardo.
Menurut Doni, selain memiliki nilai ekonomis, pohon sukun juga memiliki fungsi ekologis untuk mencegah bencana longsor dan banjir. Akar pohon sukun lebarnya bisa mencapai belasan meter bahkan sampai 20 meter. Akar tersebut yang akhirnya dapat mencegah pergerakan tanah dan longsor