Tahun Berdiri: 18 November 1912
Pendiri: KH Ahmad Dahlan
Dilansir dari laman Muhammadiyah, ormas ini didirikan untuk mereformasi dan memperkenalkan sistem pendidikan Islam modern, tata kelola, dan manajemen urusan keagamaan yang berlandaskan akuntabilitas. Muhammadiyah juga memelopori gerakan emansipasi perempuan Muslim.
Muhammadiyah bertekad mewujudkan masyarakat Islam yang sebenar-benarnya. Paham dan ideologi keagamaan yang dipegang yakni dakwah, tajdid, dan Islam berkemajuan yang berpandangan wasathiyah.
Tahun Berdiri: 31 Januari 1926
Pendiri: KH Hasyim Asy'ari
Laman NU Online menyatakan, NU didirikan berawal dari pandangan perlu pembentukan organisasi untuk mengantisipasi perkembangan zaman. Organisasi yang dibentuk harus sistematis.
KH Hasyim Asy'ari kemudian merumuskan Kitab Qanun Asasi atau prinsip dasar dan juga merumuskan kitab I'tiqad Ahlussunnah Wal Jamaah.
Kedua kitab itu diejawantahkan dalam Khittah NU, yang menjadi dasar dan rujukan warga NU dalam berpikir dan bertindak dalam bidang sosial, keagamaan dan politik.
NU kini berstatus sebagai ormas Islam terbesar di Indonesia dengan jumlah anggota diperkirakan mencapai 90 juta orang. Salah satunya seperti diungkapkan KH Said Aqil Siroj yang saat itu menjabat Ketua Umum PBNU pada Muktamar ke-34 NU di Lampung 2021 lalu. Dia mengungkapkan warga Nahdliyin diperkirakan mencapai 90 juta orang.