يُّهَا الْإِخْوَةُ وَالْأَخَوَاتُ رَحِمَكُمُ اللَّهُ
هَذَا هُوَ الْخِطَابُ الَّذِي يُمْكِنُنِي أَنْ أُلْقِيَهُ فِي هَذِهِ الْفُرْصَةِ الْمُبَارَكَةِ. إِذَا وَجَدْتُمْ مِنِّي خَيْرًا فَهُوَ مِنَ اللَّهِ، وَإِذَا وَجَدْتُمْ مِنِّي الْخَطَاءَ فَاسْتَعْفِيكُمْ أَكْبَرَ الْإِسْتِعْفَافِ مِنْكُمْ جَمِيعًا. هَدَانَا اللَّهُ وَإِيَّاكُمْ أَجْمَعِينَ. وَاَللَّهُ الْمُوَفّقُ إِلَى أَقْوَامِ الطَّرِيقِ...
وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Artinya:
Saudara-saudari yang berbahagia,
Pertama-tama, marilah kita bersyukur dengan mengucapkan “Alhamdulillah” atas segala nikmat yang telah Allah berikan kepada kita sehingga pada hari ini kita bisa berdiri, duduk, serta tersenyum gembira menyambut momentum Isra’ Mi’raj Nabi.
Shalawat dan salam mari kita hadiahkan kepada Nabi Akhir Zaman, Nabi dengan mukjizat Al-Quran, Nabi yang Allah perjalankan melalui peristiwa Isra’ wal Mi’raj, Nabi Muhammad SAW. Mudah-mudahan seiring dengan seringnya bershalawat kita akan mendapat pertolongan beliau di Hari Akhir nanti.
Saudara-saudari yang dirahmati oleh Allah SWT,
Alhamdulillah pada tahun ini, kita diberi kesempatan umur oleh Allah SWT untuk bertamu ke momentum 27 Rajab 1444 Hijriah yang bertepatan dengan peringatan Isra’ Mi’raj Rasulullah SAW.
Meskipun sekarang negeri ini masih ditimpa cobaan yang berat berupa wabah, namun semoga saja semangat diri, keluarga, dan umat terus terjaga dalam meraih takwa.